Postingan

Menampilkan postingan dari 2021

"Koordinasi kegiatan Divisi Bidang Kerohanian dengan Ketua BPH EDSCO terkait agenda yang akan di jalankan selanjutnya."

Gambar
Tasikmalaya - Pada hari Selasa, 30 November 2021 Divisi Bidang Kerohanian yang di wakili oleh sahabat Acep Imron telah melakukan koordinasi dengan Pak Robby Nurmayana S.Pd selaku pembina Edsco, Pak Husni Mubarok S.H selaku pembimbing divisi, sahabat Riska Tiara selaku ketua BPH, serta kepada seluruh ketua tiap divisi yang tergabung di dalamnya, untuk membicarakan agenda divisi kerohanian yang akan laksanakan ke depannya. Menindaklanjuti pembahasan waktu di bukit kecapi, anggota divisi kerohanian telah menyepakati bahwa akan ada kegiatan online, yaitu "Buletin Mingguan", dimana dalam kegiatan ini mahasiswa di wajibkan untuk memposting sesuatu seperti nasihat, ceramah, poster serta yang lainnya dengan tujuan mengingatkan, mengasah pengetahuan, belajar sambil mengajar, serta mengaplikasikan apa yang anggota ketahui. Semua itu berlaku untuk semua anggota di dalamnya. Untuk pelaksanaanya, kegiatan ini akan di awali dari minggu sekarang dan akan di mulai oleh anggota Divisi Kerohan...

KISAH HARU MAHASISWA IPB YANG HILANG 15 TAHUN KEMBALI KE KAMPUS "The legend from Aceh"

Gambar
Dia masih menjadi mahasiswa IPB saat menghilang lima belas tahun silam di Pulau Seram, Maluku, Dia kembali ke kota hanya dengan sandal jepit dan baju lusuh. Tapi, dia disambut bak seorang pahlawan yang baru saja kembali dari medan laga. Dia dielu- elukan segenap penjuru. Kisahnya menitikkan haru. Dia diabadikan dalam puisi. Dia seperti sungai yang tak henti mengalirkan inspirasi. Hari itu, 22 September 1979 di Hotel Salak, Bogor. Lelaki berkulit legam itu dikelilingi teman-temannya. Dia hanya mengenakan sandal jepit. Temannya membawakan sepatu dan jas untuknya. Dia menolak memakainya. Namun, temannya bersikeras. Lelaki itu, Muhammad Kasim Arifin, serupa anak yang hilang. Dia yang lahir di Langsa. Aceh, 18 April 1938 itu adalah mahasiswa yang kembali setelah 15 tahun silam. Teman- temannya sudah lama sarjana dan banyak yang sudah menjadi pejabat. Kasim hanya seorang petani yang bersahaja. Tapi dia justru jauh menjulang namanya dibandingkan semua orang. Tahun 1964, dia hanya seorang maha...

Komunitas Pelayan Pendidikan Pertama di Tasikmalaya

Gambar
Sebelum saya menjelaskan EDSCO atau bisa di bilang Komunitas Pelayan Pendidikan, alangkah baiknya kita mengetahui tiap maknanya.  1. Komunitas Komunitas adalah suatu kelompok sosial di suatu masyarakat yang terdiri dari beberapa individu yang saling berinteraksi di lingkungan tertentu dan umumnya memiliki ketertarikan dan habitat yang sama. Ada juga yang menyebutkan bahwa arti komunitas adalah suatu kelompok di dalam masyarakat, dimana para anggotanya memiliki kesamaan kriteria sosial sebagai ciri khas. Misalnya kesamaan minat, kesamaan profesi, kesamaan agama, kesamaan tempat tinggal, dan lain-lain. (dikutif dari laman maxmanroe.com) 2. Pelayan/layanan Pendidikan Pendidikan merupakan layanan yang sifatnya diperuntukan untuk publik, maka orientasi layanan pendidikan pun mengarah pada masyarakat umum. Dikutip dari Keputusan MenPan No.63 tahun 2003, pelayanan publik dapat diartikan sebagai pemberian layanan melayani keperluan orang atau masyarakat yang mempunyai kepentingan pada...

Tempat Pelatihan Luar Biasa di Tasikmalaya

Gambar
Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) RI terus menggenjot program peningkatan kualitas dan daya saing tenaga kerja Indonesia. Salah satu wujud konkret upaya tersebut adalah melalui pelatihan berbasis kompetensi. Hal itu sudah di terapkan di seluruh Indonesia, salah satunya di Tasikmalaya. Tasikmalaya sendiri sudah mempunyai banyak tempat pelatihan, salah satunya BLK Komunitas Raudlatul Qur'an yang mana telah menciptakan banyak lulusan yang berkompeten. BLK ini terletak di Jl. Kalikibanten No.01/04, Gunungsari, Sukaratu, Tasikmalaya, Jawa Barat 46415. tidak jauh dari pusat kota.